The Government Science Study Program (IP) of the Faculty of Government Science and Culture at Indo Global Mandiri University (UIGM) held a Curriculum Review Focus Group Discussion (FGD) on August 28.
This activity is part of UIGM’s ongoing efforts to strengthen academic quality and the relevance of the curriculum to the needs of the world of work, government, and society. The FGD resulted in the formulation of courses oriented towards Outcome Based Education (OBE), ensuring that graduates have the competencies needed in this era of technological disruption.

The Head of the IP Study Program at UIGM, Dwiki Adi Putra, S.A.P., M.Si, explained that this FGD brought together various stakeholders from government agencies and public institutions.
These included the Head of the South Sumatra Provincial KPU, the South Sumatra Provincial Research and Development Agency (BALITBANGDA), the Palembang City BAWASLU, the South Sumatra Directorate General of Corrections, the South Sumatra Provincial Communication and Information Agency, the South Sumatra Provincial Human Resource Development Agency (BPSDMD), the Seberang Ulu I District of Palembang City, Members of the Banyuasin Regency DPRD, as well as representatives from TVRI South Sumatra.
Dalam kegiatan FGD tersebut, lanjutnya, para peserta memberikan berbagai masukan strategis untuk penyempurnaan kurikulum. Masukan ini berfokus pada adaptasi terhadap perkembangan tata kelola pemerintahan modern, kemajuan teknologi, serta tuntutan kompetensi lulusan di era digital. “Diskusi yang konstruktif ini menghasilkan kesepakatan mengenai sejumlah rumusan mata kuliah baru yang berorientasi pada praktik langsung, penguatan softskill, dan pengembangan karakter integritas,” katanya.

Di antara mata kuliah baru yang disepakati adalah mata kuliah berbasis praktik lapangan di masyarakat dan instansi pemerintahan, mata kuliah Public Speaking dan Pengembangan Softskill Kepemimpinan, mata kuliah Pemerintahan Digital dan Aplikasi Komputer, mata kuliah Politik Daerah dan Kebijakan Publik Lokal, serta mata kuliah Pendidikan Anti Korupsi dan Integritas Aparatur.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Pemerintahan UIGM menegaskan komitmennya untuk terus melakukan inovasi kurikulum yang relevan, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan nyata di lapangan.
“FGD ini sekaligus menjadi wadah kolaborasi antara dunia akademik dan praktisi pemerintahan dalam mewujudkan lulusan yang unggul di bidang Tata Kelola Pemerintahan Lokal dan Inovasi Kebijakan Publik berbasis Teknologi,” pungkasnya. (andhiko ta)






